ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| GREGEETT !!!!!! Tim Relawan Media Sosial Cagub DKI Bantah Sebar Konten Negatif |
Tim relawan Jasmev (relawan Ahok-Djarot) maupun Jasmed (relawan
Anies-Sandi) membantah telah menyebarkan konten negatif di media sosial.
Kedua tim relawan pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta ini mengaku
bersaing secara sehat.
"Kita nggak pernah sebarkan itu. Dari Jasmev kita sudah teratur, database jelas, lengkap. Kita musyawarah tiap hari, mau ngomomg apa. Sejauh ini kita tidak pernah menyuruh mereka untuk serang ini-nya (lawan), nggak," kata relawan Jasmev Haryadi di Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Selatan, Kamis 23 Maret 2017.
"Kita nggak pernah sebarkan itu. Dari Jasmev kita sudah teratur, database jelas, lengkap. Kita musyawarah tiap hari, mau ngomomg apa. Sejauh ini kita tidak pernah menyuruh mereka untuk serang ini-nya (lawan), nggak," kata relawan Jasmev Haryadi di Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Selatan, Kamis 23 Maret 2017.
Jasmev, atau Jokowi Advanced Social Media Volunteers, adalah kelompok
relawan yang terlibat dalam kampanye politik sejak Pilkada 2012. Saat
itu mereka mendukung pasangan Jokowi-Ahok. Pada Pilpres 2014, mereka
juga berada di kubu Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla.
Sementara Jasmed, atau Jakarta Social Media, adalah kelompok relawan untuk pasangan Anies-Sandi sejak dicalonkan dalam Pilkada 2017. Koordinator Jasmed Musa, menegaskan hal serupa.
"Kita diinstruksikan untuk tidak mengeluarkan konten negatif. Sampai sekarang pun dengan senyum. Namanya banyak kepala, tapi saya selalu mengarahkan tolong kalau ingin mendukung Anies Sandi, kita harus secara positif seperti pasangan kita," ujar Musa kepada Metrotvnews.com saat ditemui di tempat sama.
Haryadi dan Musa hadir untuk diskusi publik bertajuk 'Demokrasi Kebangsaan di Republik Social Media' yang digelar Universitas Dr. Moestopo Beragama di Bakoel Koffie pada Kamis 23 Maret 2017. Dalam diskusi tersebut, hadir pula pakar komunikasi politik Effendi Ghazali.
Topik yang hangat dibicarakan adalah sebaran konten negatif di media sosial terkait Pilkada DKI yang dinilai telah menuju taraf brutal. Banyak berita palsu atau hoax beredar untuk saling menjatuhkan kubu-kubu yang bertarung.
"Mungkin ada beberapa kelompok lain, diakui atau tidak, bekerja rela dalam arti mereka sendiri, dengan ideologi tertentu, merasa harus membela ini. Teman-teman seperti ini kan nggak pernah ikut pelatihan (relawan), sehingga merasa ayo saja teriak dengan sebebas-bebasnya,"
Sementara Jasmed, atau Jakarta Social Media, adalah kelompok relawan untuk pasangan Anies-Sandi sejak dicalonkan dalam Pilkada 2017. Koordinator Jasmed Musa, menegaskan hal serupa.
"Kita diinstruksikan untuk tidak mengeluarkan konten negatif. Sampai sekarang pun dengan senyum. Namanya banyak kepala, tapi saya selalu mengarahkan tolong kalau ingin mendukung Anies Sandi, kita harus secara positif seperti pasangan kita," ujar Musa kepada Metrotvnews.com saat ditemui di tempat sama.
Haryadi dan Musa hadir untuk diskusi publik bertajuk 'Demokrasi Kebangsaan di Republik Social Media' yang digelar Universitas Dr. Moestopo Beragama di Bakoel Koffie pada Kamis 23 Maret 2017. Dalam diskusi tersebut, hadir pula pakar komunikasi politik Effendi Ghazali.
Topik yang hangat dibicarakan adalah sebaran konten negatif di media sosial terkait Pilkada DKI yang dinilai telah menuju taraf brutal. Banyak berita palsu atau hoax beredar untuk saling menjatuhkan kubu-kubu yang bertarung.
"Mungkin ada beberapa kelompok lain, diakui atau tidak, bekerja rela dalam arti mereka sendiri, dengan ideologi tertentu, merasa harus membela ini. Teman-teman seperti ini kan nggak pernah ikut pelatihan (relawan), sehingga merasa ayo saja teriak dengan sebebas-bebasnya,"
sumber : metrotvnews.com

0 Response to "GREGEETT !!!!!! Tim Relawan Media Sosial Cagub DKI Bantah Sebar Konten Negatif "
Posting Komentar